Rabu, 25 November 2015

Artikel Kedua Mengenai Koneksi Internet

KONEKSI INTERNET 
1.      Karakteristik  Koneksi Internet
a.       Koneksi fisik, misalnya ethernet, fiber-optik, modem, ADSL, wave-LAN, satelit, dan masih banyak lagi. Dari segi konfigurasi, koneksi ini cukup dilihat sebagai:
Ø  Point to point: koneksi dari ISP harus masuk langsung ke SATU komputer, router atau gateway.
Ø  Multipoint: koneksi dari ISP masuk dulu ke konverter/hub ethernet. Dari hub anda bisa tarik kabel ke BEBERAPA komputer.
b.      Koneksi logikal. Secara gampang, subnet adalah kelas IP yang diberi ISP buat anda. Ada tiga kemungkinan:
Ø  Node: Anda hanya diberi 1 IP, bisa langsung dipakai oleh satu komputer.
Ø  Subnet: Anda diberi beberapa IP yang bisa langsung dipakai oleh beberapa komputer. Walau terpisah, secara logikal network anda masih satu segment dengan network ISP sehingga netmask anda ikut netmask ISP. Misalnya, anda diberi 4 IP, tapi netmask = 255.255.255.0 (buat 256 node).
Ø  Segment: Anda diberi 1 IP koneksi, dan 1 (sub) segment IP. Segment anda punya netmask sendiri, misal sub segment 16 IP netmask 255.255.255.224, atau full segment kelas C 256 IP netmask 255.255.255.0. Koneksi ini harus masuk dulu ke router/gateway sebelum disebar ke beberapa komputer.
Perhatikan bahwa koneksi logikal node dan segment biasanya pakai koneksi fisik point to point. Kalau pakai koneksi multipoint, bisa sekali tapi agak mubzir. Koneksi fisik multipoint afdol-nya berjodoh dengan koneksi logikal subnet.
c.       IP external/internal. IP eksternal adalah IP yang sah dipakai untuk berkomunikasi di jaringan Internet sedunia. Sementara itu IP internal hanya boleh dipakai di Intranet. Ada tiga segment IP internal:
10.x.y.z
172.16-31.y.z
192.168.0-255.z
Kalau tidak masuk kelompok itu, IP anda adalah eksternal. ISP yang bonafid seharusnya memberi IP eksternal. Tapi ISP yang murah meriah hanya akan memberi anda IP internal. Koneksi IP internal hanya bisa buat browsing, downloading atau chatting. Tidak bisa buat server atau main game.
d.      IP dinamik/statik. Jika pakai dinamik, IP komputer anda akan diberi oleh ISP melalui DHCP, dan secara periodik akan berubah. Sebaliknya IP statik bersifat tetap, anda isikan saat mengkonfigurasi network. IP dinamik biasanya hanya untuk koneksi satu node, dial-up point-to-point.
2.      Macam-Macam Metode Koneksi Internet
a.      Koneksi Dial Up

Komputer yang dilengkapi dengan modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi CDMA.

Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke ISP. Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi. Modem dial up mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara (sinyal analog) yang ditransmisikan melalui kabel telepon atau sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat koneksi internet berlangsung, kamu tidak bisa menerima atau melakukan panggilan. Modem dial up umumnya diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data yang dapat dikirim per detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan interferensi sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.

Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi. Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian, masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan geografis yang tidak memungkinkan.
b.      ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)

ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4 kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

Berapakah Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses internet menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512 kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate 512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 52 Kb/s.
c.       Koneksi dengan Jaringan Leased Line

 internet leased line artinya jaringan yang tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel, tersedia layanan ISDN dan DSL. Perhatikan uraian berikut ini!

ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps, lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up. Cara kerja koneksi jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu dengan menumpangkan sinyal transmisi data frekuensi tinggi yang membawa data digital di saluran telepon. Pada bagian pelanggan dipasang pemisah sinyal (splitter) yang memisahkan sinyal frekuensi tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan sinyal fungsi operasional pesawat telepon. Dengan demikian, kamu tetap bisa melakukan panggilan telepon ketika sedang berinternet. Sinyal data frekuensi tinggi diproses dalam modem DSL guna melangsungkan koneksi internet antara pelanggan dengan ISP.

Modem DSL langsung terhubung dengan ISP dari pertama dihidupkan dan menjaga koneksi ini tetap berlangsung. Kebanyakan modem ini mampu membagi koneksi internet dari ISP ke beberapa komputer menggunakan port Lokal Area Network (LAN) atau wireless LAN.

Kecepatan DSL mencapai ratusan kbps hingga beberapa Mbps. Ada dua jenis teknologi DSL, yaitu ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan SSDL (Symmetric Digital Subscriber Line). Selain itu tersedia juga layanan DSL yang lebih cepat dibandingkan DSL standar, yaitu HDSL (High data-rate DSL) dan VDSL (Very high data-rate DSL).
d.      Satelite VSAT

Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.

- kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.

- biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.

- lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
e.       HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
f.       WIFI / Hotspot

Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.

- biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.

- kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ]

- lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.
g.      Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.

Artikel Pertama Mengenai Mengenal internet

Apa Itu Internet?

Apa Itu Internet? Internet "Inter-Network" merupakan sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer lain yang saling berhubungan dengan mengunakan kabel atau tanpa kabel Internet menyediakan akses untuk layanan telekomnunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia.

Layanan internet
meliputi  :
  • komunikasi langsung  : email, chat
  • diskusi  : Usenet News, email, milis, 
  • sumber daya informasi yang terdistribusi  : World Wide Web, Gopher, 
  • remote login dan lalu lintas file  : Telnet, FTP, dan masih banyak  layanan lainnya.

Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan Mengalamatkan komputer yang terkoneksi pada lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan ( error handling ), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP ( Transmission Control Protocol/Internet Protocol ). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.

Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP ( Internet Protocol ) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.

Internet sendiri merupakan gabungan dari jaringan-jaringan regional seperti SuraNet, PrepNet, NearNet, AARNET, yang saling dikoneksikan bersama sebagai satu kesatuan dengan menggunakan TCP/IP Protocol. Seluruh aktifitas dilaksanakan secara real time.

Jaringan-jaringan komputer tersebut saling berkomunikasi melalui gateway, atau terkadang disebut dengan router. Jaringan kecil yang terhubung tersebut lazim disebut dengan subnetwork. Sebagian besar dari jaringan tersebut berbicara dengan protocol TCP/IP.

Di USA, Internet menggunakan NFSNET sebagai backbone, dan jaringan lainnya akan memiliki koneksi dengan NFSNET melalui gateway. NFSNET menggunakan T-3 leased line dengan kecepatan 44.736 Mbps. Pada saat ini sedang dikembangkan dengan menggunakan teknologi baru seperti Synchronous Optical Network (SONET), Asynchronous Transfer Mode (ATM), dan ANSI's proposed HIgh-Performance Parallel Interface (HPPI), kesemuanya dengan tujuan menaikkan kecepatan dan nilai keluaran hingga mencapai 1 Gbps. Struktur contoh ini terlihat pada Gambar dibawah ini.



Sejarah Internet

Sejarah Internet Cikal bakal jaringan Internet yang kita kenal saat ini pertama kali dikembangkan tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat dengan nama ARPAnet ( US Defense Advanced Research Projects Agency ). ARPAnet dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan.
Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya. Di awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan.

Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi, masing-masing UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana computer pribadi (PC).

Berkutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS ( Domain Name Service ) pada 1984. Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset.

NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika hingga pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung kedalam jaringan ini.

Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access , email/messaging , maupun diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Yang ada hanyalah layanan yang disebut Gopher yang dalam beberapa hal mirip seperti web yang kita kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks.

Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. Namun demikian, WWW browser yang pertama baru lahir dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1992 dengan nama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kita gunakan saat ini. Terobosan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain.

Bersamaan dengan itu, Gedung Putih ( White House ) mulaionline di Internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act . Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut, dan Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke Internet bagi masyarakat umum. Sementara itu, kita di Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet komersial pada sekitar tahun 1994. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri.

Terimakasih sudah mengunjungi blog ini... :D

Sabtu, 17 Oktober 2015

Kisah Haru 3 Gadis Berprestasi yang Meninggal di Usia Muda


Kiri ke kanan: Gayatri Wailissa, Aminah Jennifa Ahmed, dan Futicha Sirrulhayati Muna.


Aminah Jennifa Ahmed, Futicha Sirrulhayati Muna, dan Gayatri Wailissa adalah perempuan-perempuan hebat yang meninggal di usia belia.
Money.id - Ada sebuah ungkapan yang menyebut bahwa kematian adalah pengintai abadi yang tak kenal usia. Maut tak kenal waktu, kala sedih, senang, duka, suka, gembira, maupun kala sakit.
Bila sudah tiba waktu kematian seseorang, maka tak akan dapat lari. Tak peduli seberapa muda atau tua usia seseorang, jika maut memanggil maka hanya perbuatan seseorang di dunialah yang dapat dikenang oleh orang-orang di sekitarnya.
Beberapa gadis muda berikut ini mengembuskan napas terakhir di saat-saat yang paling membanggakan. Alhasil, kejadian tersebut membuat publik turut merasakan duka yang mendalam.
Berikut kisah mengharukan tiga gadis berprestasi yang meninggal di usia muda.
1. Aminah Jennifa Ahmed (22) - Meninggal Usai Raih Dua Gelar
Jumat 22 Mei 2015, harusnya menjadi saat bahagia bagi Aminah Jennifa Ahmed dan keluarga. Mahasiswi berhijab ini menjalani wisuda di University of Texas, Arlington, Amerika Serikat. Dua gelar sekaligus dia kantongi, yakni sarjana Biologi dan Bisnis.
Namun, kebahagiaan itu seolah terenggut. Sebelum acara wisuda usai, Aminah mengeluh sakit. Setelah turun dari panggung usai menerima ijazah, dia muntah-muntah dan segera meninggalkan kampus. Di balik kebahagiaan Aminah, sebuah penyakit mematikan tengah menggerogotinya.
Gadis yang dikenal cerdas dan periang ini mengutarakan rasa sakitnya itu kepada teman-teman dan keluarga. Dia merasa tak kuat menahan sakit. Sehingga sang ayah, Shamsul Ahmed, segera memboyongnya pulang ke rumah.
Kondisi Aminah semakin memburuk malam itu, dia mengalami sesak napas. Keluarga dengan segera membawa Aminah ke rumah sakit. Dokter belum mengeluarkan diagnosa, namun gadis itu kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kerabat dan rekan Aminah menduga dia mengalami aneurisma atau kelainan pembuluh darah otak.
Kabar meninggalnya Aminah itu terang saja membuat teman-teman dan keluarga berduka. Selain cerdas, selama ini Aminah dikenal sangat aktif dalam kegiatan amal. Sebelum Aminah meninggal, ternyata ia tengah menjalankan sebuah proyek amal yang dikhususkan untuk membantu anak-anak miskin di Asia Selatan.
Tak disangka kegiatan ini makin besar dan berhasil mengumpulkan sumbangan hingga Rp263 jutaan. Organisasi amal ini pun akhirnya juga diganti dengan Aminah See.
2. Icha (22) - Mahasiswi UNY Peneliti Bakteri Meninggal Usai Wisuda
Hampir serupa dengan kisah Aminah, Futicha Sirrulhayati Muna yang akrab disapa Icha, mahasiswi Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta (FMIPA UNY), yang meninggal beberapa jam usai wisuda, Sabtu 29 Agustus lalu. Kesedihan pun pecah di antara orang-orang terdekatnya. Tidak hanya karena gadis ini masih begitu muda, namun ia berpulang di saat yang paling ditunggunya. Netizen sempat bertanya-tanya tentang penyakit apa yang diderita oleh Icha.
Perempuan yang lahir di Magelang 30 Agustus 1993 itu, pada awal Agustus lalu memang sudah sempat masuk rumah sakit di Magelang, lantaran sakit panas disertai sesak napas. Setelah beberapa hari memperoleh perawatan, dia diizinkan pulang. Beberapa hari menjelang wisuda, Icha tidak dapat berdiri tegak, matanya kabur, kesadarannya juga menurun. Keluarga lalu membawanya ke dokter spesialis mata di Muntilan.
Dokter saat itu mengatakan, ada saraf keenam Icha yang agak lemah. Dokter meminta Icha untuk menjalani pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging) di Yogyakarta pada 29 Agustus 2015 atau tepat saat Icha wisuda.
Sumarsana, ayah kandung Icha, mengatakan terdapat kemungkinan kalau anaknya terkena bakteri saat melakukan penelitian di Yogyakarta. Hasil penelitian yang Icha lakukan tertuang dalam skripsi berjudul "Uji Kemampuan Isolat Bakteri Termofilik Asal Kali Gendol Atas Pasca-Erupsi Merapi dalam Mereduksi Logam Berat Cu (Tembaga)". Penelitian pada tugas akhirnya itu mengantar Icha meraih predikat cumlaude dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,65.
Meski begitu, sang ayah tak ingin berspekulasi dan tetap merelakan kematian anak pertamanya itu. Icha mengembuskan napas terakhir di tempat tinggalnya di Dusun Kalibening, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, seusai pulang dari upacara wisuda.
3. Gayatri Wailissa (19) - Penguasa 14 Bahasa Asing
Gayatri Wailissa adalah seorang remaja asal Ambon yang populer karena keahliannya menguasai 14 bahasa asing secara otodidak, yang sekaligus menjadikannya sebagai Duta ASEAN di bidang anak. Gayatri meninggal dunia pada Kamis malam, 23 Oktober 2014.
Meski telah dinyatakan meninggal pada pukul 19.00 WIB oleh tim dokter RS Adi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, jantung perempuan berusia 19 tahun itu dikabarkan sempat berdetak pada beberapa menit kemudian. Informasi tim dokter yang menanganinya, Gayatri dibawa ke rumah sakit itu dalam kondisi pingsan sehabis melakukan jogging pada pukul 17.00 WIB, hari itu.
Setelah dipindai, dokter menemukan pecah pembuluh darah di otak akibat kelelahan berolahraga. Meski telah dioperasi, gadis kelahiran 31 Agustus 1995 itu masih dalam kondisi koma dan secara resmi dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter pada pukul 19.00 WIB.
Semasa hidup, Gayatri bercita-cita menjadi seorang diplomat. Demi menggapai impiannya itu, anak sulung dari seorang pembuat kaligrafi, Dedi Darwis Wailissa dan Nurul Idawati, giat mempelajari berbagai bahasa asing secara otodidak sejak berusia 14 tahun.
Gayatri telah menguasai berbagai macam bahasa, antara lain bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia dan bahasa Tagalog. Di tengah-tengah himpitan ekonomi keluarga yang kekurangan, Gayatri berhasil mewujudkan impiannya menguasai berbagai bahasa asing lewat lagu dan film secara otodidak.
Gayatri dimakamkan di TPU Taman Bahagia, kawasan Kapahaha, kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu 25 Oktober 2014.