1. Karakteristik Koneksi Internet
a.
Koneksi fisik, misalnya ethernet, fiber-optik, modem,
ADSL, wave-LAN, satelit, dan masih banyak lagi. Dari segi konfigurasi, koneksi
ini cukup dilihat sebagai:
Ø Point to
point: koneksi dari ISP harus masuk langsung ke SATU komputer, router atau
gateway.
Ø Multipoint:
koneksi dari ISP masuk dulu ke konverter/hub ethernet. Dari hub anda bisa tarik
kabel ke BEBERAPA komputer.
b.
Koneksi logikal. Secara gampang, subnet adalah kelas
IP yang diberi ISP buat anda. Ada tiga kemungkinan:
Ø Node: Anda
hanya diberi 1 IP, bisa langsung dipakai oleh satu komputer.
Ø Subnet: Anda
diberi beberapa IP yang bisa langsung dipakai oleh beberapa komputer. Walau
terpisah, secara logikal network anda masih satu segment dengan network ISP
sehingga netmask anda ikut netmask ISP. Misalnya, anda diberi 4 IP, tapi
netmask = 255.255.255.0 (buat 256 node).
Ø Segment:
Anda diberi 1 IP koneksi, dan 1 (sub) segment IP. Segment anda punya netmask
sendiri, misal sub segment 16 IP netmask 255.255.255.224, atau full segment
kelas C 256 IP netmask 255.255.255.0. Koneksi ini harus masuk dulu ke
router/gateway sebelum disebar ke beberapa komputer.
Perhatikan bahwa koneksi logikal
node dan segment biasanya pakai koneksi fisik point to point. Kalau pakai
koneksi multipoint, bisa sekali tapi agak mubzir. Koneksi fisik multipoint
afdol-nya berjodoh dengan koneksi logikal subnet.
c.
IP external/internal. IP eksternal adalah IP yang sah
dipakai untuk berkomunikasi di jaringan Internet sedunia. Sementara itu IP
internal hanya boleh dipakai di Intranet. Ada tiga segment IP internal:
10.x.y.z
172.16-31.y.z
192.168.0-255.z
Kalau tidak
masuk kelompok itu, IP anda adalah eksternal. ISP yang bonafid seharusnya
memberi IP eksternal. Tapi ISP yang murah meriah hanya akan memberi anda IP
internal. Koneksi IP internal hanya bisa buat browsing, downloading atau
chatting. Tidak bisa buat server atau main game.
d.
IP dinamik/statik. Jika pakai dinamik, IP komputer
anda akan diberi oleh ISP melalui DHCP, dan secara periodik akan berubah.
Sebaliknya IP statik bersifat tetap, anda isikan saat mengkonfigurasi network.
IP dinamik biasanya hanya untuk koneksi satu node, dial-up point-to-point.
2. Macam-Macam Metode Koneksi Internet
a. Koneksi Dial Up
Komputer yang dilengkapi dengan
modem analog dapat melakukan dial up, yaitu menghubungi server milik ISP untuk
memperoleh akses internet. Koneksi dial-up tidak hanya menggunakan jalur
telepon rumah (PSTN), tetapi juga bisa menggunakan telepon genggam berteknologi
CDMA.
Pertama-tama, komputer melalui modem melakukan pemanggilan telepon (dial-up) ke
ISP. Setelah terhubung, komputer akan memperoleh akses internet dari ISP
tersebut. Untuk mengakhiri koneksi internet, dilakukan dengan memutuskan
hubungan telepon. Pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP
yang jumlahnya bervariasi tergantung lamanya koneksi. Modem dial up mengubah
sinyal digital dari komputer menjadi sinyal suara (sinyal analog) yang
ditransmisikan melalui kabel telepon atau sebaliknya. Itu sebabnya, pada saat
koneksi internet berlangsung, kamu tidak bisa menerima atau melakukan
panggilan. Modem dial up umumnya diklasifikasikan berdasarkan jumlah bit data
yang dapat dikirim per detik (bps, bit per second). Dengan adanya pembatasan
interferensi sinyal suara, kecepatan modem dial up maksimum adalah 56 kbps.
Koneksi dengan metode ini paling mudah dilaksanakan, sehingga jangkauannya
cukup luas. Kekurangan paling mendasar adalah masalah kecepatan koneksi.
Kualitas jaringan telepon yang terpasang sangat berpengaruh pada kualitas
koneksi. Hal ini disebabkan karena lebar pita frekuensi yang dipakai rentan
terhadap gangguan (noise) yang ditimbulkan dari lingkungan. Meski demikian,
masih banyak orang yang mempergunakan layanan dial up karena tidak tersedia
layanan hubungan kecepatan tinggi akibat keterbatasan biaya atau karena keadaan
geografis yang tidak memungkinkan.
b. ADSL (Kecepatan Akses Internet-ADSL)
ADSL (Asymetric Digital Subscriber
Line) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi antara 34 kHz
sampai 1104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara
modem ADSL dengan modem konvensional (yang bekerja pada frekuensi di bawah 4
kHz). Keuntungan ADSL adalah memberikan kemampuan akses internet berkecepatan
tinggi dan suara/fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan
splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).
Berapakah Bandwith maksimum yang didapat apabila kita menggunakan akses
internet menggunakan ADSL: Untuk line rate 384 kbps, bandwidth maksimum yang
didapatkan mendekati 337 kbps, Untuk line rate 384 kbps, throughput rata-rata
(kecepatan download) yang bisa didapatkan sekitar 40 Kb/s, Untuk line rate 512
kbps, bandwidth maksimum yang didapatkan mendekati 450 kbps. Untuk line rate
512 kbps, throughput rata-rata (kecepatan download) yang bisa didapatkan
sekitar 52 Kb/s.
c. Koneksi dengan Jaringan Leased Line
internet leased line artinya jaringan yang
tersedia untuk mengakses internet selama 24 jam sehari. Hal ini berbeda dengan
dial up, di mana akses internet hanya tersedia pada saat kamu melakukan
hubungan ke ISP. Oleh karena itu jaringan leased line juga sering disebut
sebagai jaringan dedicated line, yaitu jaringan yang dikhususkan untuk koneksi
internet. Jaringan leased line dapat menggunakan jaringan telepon, kabel khusus
untuk internet, maupun koneksi wireless. Untuk jaringan yang menggunakan kabel,
tersedia layanan ISDN dan DSL. Perhatikan uraian berikut ini!
ISDN merupakan komunikasi melalui jaringan telepon yang dapat memisahkan
aplikasi suara (data analog) dengan data nonsuara seperti teks, gambar, dan
video (data digital) pada jaringan yang sama. ISDN dikembangkan pada jaringan
telepon. Modem ISDN tidak mengubah data digital menjadi data analog atau
sebaliknya seperti pada modem dial up (tidak ada proses modulasi dan
demodulasi). Modem ISDN hanya memproses data digital antara komputer dengan
jaringan ISDN. Kecepatan transfer data dengan layanan ini mencapai 128 kbps,
lebih cepat bila dibandingkan dengan kecepatan koneksi dial up. Cara kerja
koneksi jenis ini mirip dengan ISDN, yaitu dengan menumpangkan sinyal transmisi
data frekuensi tinggi yang membawa data digital di saluran telepon. Pada bagian
pelanggan dipasang pemisah sinyal (splitter) yang memisahkan sinyal frekuensi
tinggi agar tidak mengganggu sinyal pembicaraan dan sinyal fungsi operasional
pesawat telepon. Dengan demikian, kamu tetap bisa melakukan panggilan telepon
ketika sedang berinternet. Sinyal data frekuensi tinggi diproses dalam modem
DSL guna melangsungkan koneksi internet antara pelanggan dengan ISP.
Modem DSL langsung terhubung dengan ISP dari pertama dihidupkan dan menjaga
koneksi ini tetap berlangsung. Kebanyakan modem ini mampu membagi koneksi
internet dari ISP ke beberapa komputer menggunakan port Lokal Area Network
(LAN) atau wireless LAN.
Kecepatan DSL mencapai ratusan kbps hingga beberapa Mbps. Ada dua jenis
teknologi DSL, yaitu ASDL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan SSDL
(Symmetric Digital Subscriber Line). Selain itu tersedia juga layanan DSL yang
lebih cepat dibandingkan DSL standar, yaitu HDSL (High data-rate DSL) dan VDSL
(Very high data-rate DSL).
d. Satelite VSAT
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun
termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ]
untuk menangkap signal satelit.
- kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international
lebih dari 2mb.
- biaya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
- lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.
e. HANDPHONE
Menghubungkan komputer ke internet
melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth
maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa
menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G
atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan
teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama
semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari
64kb – 2mb.
f. WIFI / Hotspot
Jenis koneksi ini mulai heboh
akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini
bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa
terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada
jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru
biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah
memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.
- biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di
hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini
tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.
- kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card ]
- lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu,
misalnya kantor, rumah.
g. Cable Modem
Cable Modem merupakan modem yang
menyediakan dua arah komunikasi sata melalui frekuensi radio (RF) pada
infrastruktur saluran CATV (Cable TV). Kabel modem ini terutama digunakan untuk
memberikan akses internet broadband dalam bentuk internet cable dengan
mengambil bandwidth yang tinggi dari jaringan televisi kabel.

